Ode untuk siapa?
Begini, selalu ada cerita pada akhir. Tentang hal yang berbait-bait, tentang rindu yang berlarat-larat. Kemana kita akan melempar senyum jika tak kepada siapa kita meminta ranum. Secermin kita menatap diri tentang raga yang tiada.
Begini, jauh kita meminta tulus. Untuk suatu hilaf yang terucap, untuk setiap marah yang kalap. Kemana kita akan berujar bila tak kepada siapa kita bertatap. Tepat dititik mula kita berkata tentang makna yang tiada.
Begini, darimana berharap puji. Dari setiap cara kita berkelakar, dari serapal kita menatap langit. Kemana kita akan bertahmid kalau tak kepada siapa kita bertasbih. Semisal budak kepada tuannya, tentang bakti yang tiada.
Kami ini tak semampu untuk bertahta dari setiap nikmat yang dipunya. Tentang tawa,suka, rasa, masa dan asa. Semuanya kita yang pinta, lalu punah semata-mata, lainnya tiba tiada dikira. kepada siapa kita kan bertanya? Ode untuk siapa?



Belum ada trackback.